Jumat, 13 September 2019

Jangan Tuli dari Panggilan Kesuksesan


Sehebat apapun kita, masih lah manusia. Dan ada yang punya. Butuh oksigen bernafas, dan minuman untuk penghilang dahaga.

Dan masih numpang tinggal, di bumi milik Allah ta'ala. Tak akan meninggalkan dunia. Kecuali berpindah alam baka. Tak akan ke mana.

Kebanggaan dan kehebatan apapun, tak lepas dari kuasa Yang Maha Kuasa. Mengaku sukses, tanpa pertolonganNya, hanyalah kebodohan, dan sia-sia.

Trus, alasan apa ? Kalau kita tuli telingga. Saat Allah memanggil kita. Di panggil datang bertatap muka. Dalam adzan yang menggema. Panggilan menuju kesuksesan yang lebih nyata !!

Trus, alasan apa ? Berani mengulur waktu karena ada acara. Menunda kedatangan, karena ada yang lebih penting secara agenda !!

Yang datang sempurna. Di janjikan mulia. Di jamin kehidupannya semua. Di pastikan tidak masuk neraka. Bukankah, begitu beruntungnya kita ?!

Yang tidak datang memenuhi panggilanNya. Yang terlambat, dan yang menunda. Tetap mendapat rezeki sekalipun tidak sempurna. Di tunggu taubatnya tiba. Kurang apa ?!

Maka, tidaklah mencoba menerlambatkan diri dari seruanNya, dan akhirnya menjadi biasa. Kecuali ia pun akan terlambat menuju surga.

Terlambat, karena sengaja. Menyia-nyiakan dan menganggap bukan utama. Harus menanggung siksa. Di dunianya terlambat suksesnya. Di akheratnya terlambat ke surga dan terancam neraka.

Janganlah diri dan keluarga terlena !
Tidak ada hal terbaik, dalam hal menjaga. Untuk diri dan keluarga. Melebihi urusan sholat yang di jaga.

Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Adalah jagalah dirimu dan keluarga. Terhadap sholat yang di jaga. Dan bersabar untuk terus dan terus menjaga.

Semoga kita di mampukan, dan istiqomah ke sana.


Creat by : K.H Umar Faqihuddin, S.Pd

Tidak ada komentar:
Write komentar

Nail Henna

Maspad Shofy

Clodi

Handsock