Kamis, 12 September 2019

MANUSIA PALING LEMAH


Berdoa tanda lemah, di hadapan yang Maha Kuasa. Namun kuat, di hadapan manusia. Karena kuatnya hamba, saat ia bersama Yang Maha Bisa.

Lemahnya do'a, tanda lemahnya kemampuan mengkses apa yang di minta. Hingga sulit manfaat di bawa. Sedang untuk dirinya saja tak bisa. Apalagi untuk sesama.

Bila sinyal tak ada. Maka tak ada pula sambungan yang ada. Banyak aplikasipun tak ada gunanya. Sebab menunggu sinyal penyambung akses bisa.

Bila lemahnya do'a, tanda lemahnya manusia. Bagaimana dengan yang sama sekali tak berdo'a. Hanya sebatas usaha. Bukankah rapuh hidupnya tanpa penyangga ?!

Berdo'a, juga tanda kita faham fungsi sebagai hamba. Segala kekurangan diri, kita di cipta. Segala kelemahan menghias di mana-mana.

Isyarat butuh, kepada yang Maha Sempurna. Untuk menutup segala kelemahan dan kekurangan agar tetap misi hidup terlaksana. Dan hujjah pun kita punya.

Jangan mengira. Yang suka meneteskan air mata. Lemah tak berdaya. Boleh jadi, ia yang paling kuat di antara yang ada. Karena kapan pun meminta,mudah di terima.

Bahkan tujuan ibadah pun agar dekat dengan sang pencipta. Dengan dekat, tak merisaukan segala kebutuhan yang ada. Dengan dekat, tak mengkhawatirkan segala yang menyesakan dada.

Kesetiaan kepada Allah, di uji saat tak punya. Dan saat banyak kelebihan, kita punya. Merasa butuh kepadaNya adalah solusi paripurna.

Butuh dan berharap kepada manusia, pasti kecewa. Butuh dan berharap, kepada Yang Maha Kuasa, tak akan pulang dengan tangan hampa. Semoga kita bisa !!


Creat by : K.H Umar Faqihuddin, S.Pd

Tidak ada komentar:
Write komentar

Nail Henna

Maspad Shofy

Clodi

Handsock