Senin, 25 November 2019

AHLI MANFAAT

Kadang tak terlihat. Namun di rasakan dalam diri menghangat. Dan hadir memenuhi hati sebuah semangat. Dan tubuh pun ikut terdampak sehat.

Ibarat nafas pada diri yang kita lakukan setiap saat. Oksigennya tidak terlihat. Namun sehatnya tubuh di rasakan berkali lipat. 

Betapa susahnya jika suplay oksigen terhambat. Atau di dapatkan namun terlambat. Tak jarang yang mengalami pun sekarat. 

Saudara kita yang terdampak asap, begitu merasakan penderitaan yang amat sangat. Terganggu berjalannya kehidupan dan kurang nikmat.

Maka yang di rasakan lebih manfaat. Akan di balasi dengan pahala lebih berkali lipat. Ahli manfaat, di harapkan umat.

Karenanya mencari ilmu, lebih berpahala di banding nawafil sekalipun banyak rekaat. Karena ilmu akan di rasakan lebih manfaat oleh masyarakat.

Karenanya menyeselesaikan kesulitan saudara seiman dalam hajat. Di pahalai lebih di banding i'tikaf di masjid Nabawi selama sebulan, sekalipun nampak lebih hebat.

Lihatlah padi dan rumput yang sama-sama tumbuh di sawah dengan lebat. Sepintas sama, namun padi lebih di rasakan manfaat. Maka padi lebih di butuhkan masyarakat. Dan lebih di hargai berkali lipat.

Allah, Maha Bermanfaat. Semua semesta bergantung kepadaNya setiap saat. Yang ingin lebih bermanfaat, hendaklah kepadaNya mendekat.

Agar sarana bermanfaat berupa harta, tenaga, dan ilmu lebih mudah di dapat.
Agar lebih kuat kita dalam berniat. Untuk menjadi ahli manfaat. Dengan sabda Rasulullah kita mengikat.

"Sebaik-baik manusia adalah, yang paling di rasakan oleh manusia manfaat.."

Manfaat terikat, usia pun tertambat. Manfaat mulai memudar, usia pun terlepas lewat. 

Semoga kita menjadi ahli manfaat. Dan bukan ahli mengumpat. Ataupun ahli madharat.

Creat by : K.H Umar Faqihuddin, S.Pd

Tidak ada komentar:
Write komentar

Nail Henna

Maspad Shofy

Clodi

Handsock